Parenting – Menumbuhkan Keterampilan Sosial pada Diri Anak
May 14, 2020
Happy First Day of Online Schooling
July 13, 2020
Show all

Bulan ramadan adalah bulan rahmat, bulan kasih sayang, ibadah yang nilainya amat besar adalah menebarkan kasih sayang terhadap sesama manusia, apalagi terhadap keluarga, terhadap anak-anak.

Terkadang kita tidak menemukan kata-kata atau tindakan yang tepat untuk mengungkapkan rasa sayang kita kepada anak, mungkin karena kita malu atau menganggap ungkapan semacam itu tidak umum di kebiasaan masyarakat kita.

Tidak ada salahnya sesekali menjadi orangtua yang ‘ekspresif’, karena ungkapan sayang kita akan dikenang oleh anak selamanya dan membuat anak bahagia.

Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan teladan yang baik bagaimana dia menyayangi dan mencintai, serta menunjukkan rasa kasih sayang itu terhadap keluarga ya, terhadap anak dan cucunya.

Bagaimana cara orangtua melakukan itu semua, bagaimana cara orangtua memberikan ekspresi yang baik untuk mengungkapkan rasa kasih sayang terhadap anak-anak?

Inilah hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk menjadi orangtua yang mampu menghadirkan rasa kasih sayang di depan anak-anak Anda.

Beberapa hal yang bisa orangtua lakukan untuk menunjukkan kasih sayang kelada anak

Katakan pada anak bahwa:

1.  Anda menyayanginya.

  1. Anda menyayanginya apapun yang terjadi.
  2. Anda tetap menyayanginya meski sedang marah kepadanya.
  3. Anda senang bermain bersamanya, dan katakan Anda akan mengajaknya bermain bersama lagi lain waktu.
  4. Anda masih ingat detik-detik menjelang kelahirannya ke dunia. Saya melakukan ini dengan mengatakan, “Dulu waktu lahir Adek tidak menangis, trus mata Adek berkedip-kedip liat Mama.”
  5. Anda berterima kasih kepadanya setiap kali ia membantu Anda melakukan sesuatu, misalnya membukakan pintu untuk tamu atau mengambilkan segelas air minum untuk Anda. Hal sepele seperti ini dapat membuat anak bahagia.

Ceritakan pada Si Kecil tentang:

1.  Bagaimana wajah dan tingkahnya waktu masih bayi
2.  Arti namanya dan siapa yang memberinya nama itu
3.  Kapan dan di mana Anda bertemu dengan ayah/ ibunya
4.  Menceritakan hal-hal baik tentang ayah/ ibu mereka, kakek dan nenek atau kerabat yang dikenalnya. Menjelang tidur saya bercerita pada anak-anak tentang ayah mereka yang telah meninggal.
5.  Apa yang Anda rasakan saat itu dan mengapa Anda merasakannya
6.  Rencana-rencana Anda untuk masa mendatang. Misalnya Anda ingin mengajaknya naik kereta api keliling Eropa suatu hari nanti
7.  Mainan kesukaannya saat ia masih bayi

Selanjutnya bisa Anda simak lebih lengkap di Podcast Sapa Ramadan – SCN episode 9 ini, melalui link berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Chat Kami