Mari Sambut Ramadan Dengan Ikhlas Dan Bahagia
April 16, 2020
Perpanjangan masa belajar di rumah
April 18, 2020
Show all

Tips Melatih Anak Untuk Berpuasa

Parenting Sekolah Orangtua Citra Nuansa

Kegiatan berpuasa adalah kegiatan yang memberikan kita banyak hikmah dan manfaat. Apalagi melakukan puasa di bulan Ramadan.  Puasa Ramadan  adalah ibadah wajib yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang sudah baligh dan berakal.  Puasa Ramadan mendatangkan ganjaran yang istimewa di sisi Allah Swt. Oleh karenanya sebagai orangtua kita perlu memberikan tauladan dan edukasi yang baik terhadap anak-anak.

Anak-anak tentunya belum diwajibkan untuk berpuasa, namun bukan berarti sebagai orangtua kita lantas tidak mempersiapkannya tanpa memberikan edukasi tentang ibadah ini. Oleh karenanya anak-anak kecil perlu untuk dikenalkan ibadah puasa ini secara bertahap sesuai dengan tingkat usianya.

Para sahabat yang shalih dahulu juga mencoba mengenalkan anak-anak berpuasa. Dalam sebuah riwayat disebutkan, dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz; dia berkata, “Rasulullah mengutus untuk mengumumkan pada pagi hari asyura’ di wilayah kaum Anshar yang berada di sekitar kota Madinah.

 مَنْ كَانَ أَصْبَحَ صَائِمًا فَلْيَتِمَّ صَوْمَهُ وَمَنْ كَانَ أَصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيَتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ

Barang siapa yang pagi hari ini berpuasa, hendaklah menyelesaikannya. Barang siapa yang tidak berpuasa (sudah sarapan), hendaknya menahan (makan dan minum) sampai selesai.

Setelah adanya pengumuman itu, kami berpuasa dan mengajak anak-anak untuk melaksanakan puasa. Kami juga mengajak mereka ke masjid dan memberikan mereka mainan dari kulit (wol). Jika mereka menangis karena lapar, kami menyodorkan mainan sampai waktu berbuka puasa tiba.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bagaimana melatih anak-anak berpuasa?

Anak-anak usia dini belum memahami tentang apa itu pahala, karena hal itu sangat abstrak bagi mereka. Kita sebaiknya tidak memaksakan konsep pahala bagi anak-anak usia dini dalam upaya mengajak mereka berpuasa. Karena otak mereka masih dalam tahap pemikiran operasional kongkret. Setelah 10 atau 11 tahun baru anak mampu konsep yang abstrak dari sebuah perbuatan yaitu melakukan puasa dengan ganjaran pahala. Oleh karenanya orangtua perlu mengedukasi kegiatan berpuasa lewat contoh (kongkret) dan hal-hal yang menyenangkan.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua dalam mengajak anak-anak untuk berpuasa:

  1. Jelaskan dengan benar tentang hukum puasa bagi seorang muslim. Bahwa puasa diwajibkan oleh Allah bagi segenap kaum muslimin yang beriman, yang sudah besar (baligh), sehat, mampu, berakal, dan tidak dalam sedang menempuh perjalanan.  Orang-orang sebelum kita dan setelah kitapun tetap diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadan. Karena dengan berpuasa orang akan menjadi lebih baik kehidupannya, menjadi orang yang sehat, dan disayang oleh Allah Swt (bertaqwa).
  2. Ajak mereka terlibat dalam ritualitas ibadah ramadan, meskipun saat itu mereka belum siap untuk tidak makan dan minum di waktu siang hari. Orangtua bisa mengajak mereka berbuka, dan turut berdoa bersama, serta dalam suasana yang menyenangkan. Bisa juga mereka sesekali dibangunkan untuk sahur jika mereka telah cukup beristirahatnya.
  3. Anjurkan mereka untuk menahan lapar secara bertahap. Misalnya pagi hari setelah sarapan, mereka diminta untuk tidak makan atau minum hingga waktu tertentu, begitu pula untuk tidak makan makanan ringan atau jajan.
  4. Ubah waktu makan mereka secara bertahap. Misalnya dengan sarapan lebih awal, kemudian makan siang lebih lambat dari biasanya, namun mereka boleh makan makanan ringan secukupnya.
  5. Bangunkan di setiap waktu sahur yang tidak terlalu dini hari, namun tidak perlu memaksa. Di waktu ramadan, mereka bisa kita ajak tidur lebih cepat agar saat bangun sahur sudah cukup waktu tidurnya, dan tidak merasa pening atau mengantuk.
  6. Lakukan puasa bertahap, lima jam, tujuh jam, hingga satu hari.
  7. Berikan support lewat tersedianya makanan kesukaan mereka saat sahur dan berbuka.
  8. Berikan pujian dan hadiah yang membuat mereka senang dan bangga mampu melakukan puasa bersama keluarga.
  9. Pada suasana darurat pandemi COVID-19 ini, berikan kegiatan menyenangkan di dalam rumah untuk mereka bisa mengisi waktu dan tidak terpikirkan untuk makan saat mulai merasa lapar.

———————

Dikeluarkan oleh Bagian Pengembangan Program Sekolah & SDM Guru Sekolah Islam Citra Nuansa

18-04-2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Chat Kami